Langsung ke konten utama

URUTAN HIRARKI BAGIAN-BAGIAN DOKUMEN KONTRAK DALAM SURAT PERJANJIAN



URUTAN HIRARKI BAGIAN-BAGIAN DOKUMEN KONTRAK DALAM SURAT PERJANJIAN, DENGAN MAKSUD APABILA TERJADI PERTENTANGAN KETENTUAN ANTARA BAGIAN SATU DENGAN BAGIAN YANG LAIN, MAKA BERLAKU URUTAN SEBAGAI BERIKUT :

PENGADAAN BARANG

a.     adendum Surat Perjanjian(apabila ada);
b.     pokok perjanjian;                                                        
c.      surat penawaran berikut daftar kuantitas dan harga (apabila ada);
d.     syarat-syarat khusus Kontrak;
e.     syarat-syarat umum Kontrak;
f.      spesifikasi khusus (apabila ada);
g.     spesifikasi umum;
h.     gambar-gambar (apabila ada); dan
i.       dokumen lainnya seperti: jaminan-jaminan, SPPBJ, BAHP, BAPP.

PEKERJAAN KONSTRUKSI
a.     adendum Surat Perjanjian (apabila ada);
b.     pokok perjanjian;                                                        
c.      surat penawaran, beserta penawaran harga;
d.     syarat-syarat khusus Kontrak;
e.     syarat-syarat umum Kontrak;
f.      spesifikasi khusus;
g.     spesifikasi umum;
h.     gambar-gambar;
i.       daftar kuantitas dan harga (apabila ada); dan
j.      dokumen lainnya seperti: jaminan-jaminan, SPPBJ, BAHP, BAPP.

JASA KONSULTANSI BADAN USAHA
a.     adendum Surat Perjanjian (apabila ada);
b.     pokok perjanjian;
c.      Berita Acara Hasil Klarifikasi dan Negosiasi;
d.     surat penawaran, beserta rincian penawaran biaya;
e.     syarat-syarat khusus Kontrak;
f.      syarat-syarat umum Kontrak;
g.     Kerangka Acuan Kerja;
h.     daftar kuantitas (apabila ada);
i.       dokumen lainnya, seperti : SPPBJ, BAHS, BAPP, gambar-gambar.

JASA LAINNYA
a.     adendum Surat Perjanjian;
b.     pokok perjanjian;
c.      surat penawaran, beserta penawaran harga;
d.     syarat-syarat khusus Kontrak;
e.     syarat-syarat umum Kontrak;
f.      spesifikasi khusus;
g.     spesifikasi umum;
h.     gambar-gambar;
i.       daftar kuantitas dan harga; dan
j.       dokumen lainnya seperti: jaminan-jaminan, SPPBJ, BAHP, BAPP.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Iuran Wajib Pegawai

Ketentuan mengenai Iuran Wajib Pegawai -        PNS Aktif/Pensiun sebesar 10% dari Gaji Pokok dan Tunjangan Keluarga -        Untuk gaji terusan sebesar 2% dari Gaji Pokok dan Tunjangan Keluarga Peruntukannya : -        2% untuk BPJS Kesehatan -        8% untuk PT. TASPEN, dengan rincian 3,25% untuk Program Tabungan Hari Tua (THT) dan 4,75% untuk program pensiun.         » Atas  iuran  wajib  ke  BPJS  Kesehatan  2%, maka  PNS  berhak atas pelayanan asuransi     kesehatan oleh BPJS Kesehatan   » Atas iuran wajib ke PT. TASPEN 3,25% untuk Program THT, PNS berhak memperoleh manfaat : 1.       Tabungan Hari Tua, apabila peserta berhenti mencapai usia pensiun. 2.    Tabungan Hari Tua dan Asuransi Kematia...

LOMBOK, JULI 2016

Gili Trawangan